October 16, 2021
Kios-Ojo-Keos-Bagaimana-efek-rumah-kaca-berkontribusi-pada-masyarakat

Kios Ojo Keos Bagaimana efek rumah kaca berkontribusi pada masyarakat

Kios Ojo Keos adalah sebuah ruang kreatif di Jakarta Selatan yang didirikan oleh Efek Rumah Kaca. Salah satu tujuan lahirnya Kios Ojo Keos adalah suatu bentuk kontribusi untuk memberikan berbagai hal yang bermanfaat. Kios Ojo Keos digunakan oleh Efek Rumah Kaca sebagai tempat bertukar pikiran, berbagi dan belajar tentang musik, seni, sejarah, budaya dan aspek pengetahuan lainnya.

Kios-Ojo-Keos-Bagaimana-efek-rumah-kaca-berkontribusi-pada-masyarakat

Berikut Ini Telah Kami Kumpulkan Yang Bersumber Dari Laman https://www.chordindonesia.com/ Yang Akhirnya Saya Tuliskan Disini.

Kios Ojo Keos Bagaimana efek rumah kaca berkontribusi pada masyarakat

Kios Ojo Keos pertama kali diperkenalkan pada tahun 2018 karena efek rumah kaca. Tahun ini menjadi tahun yang cukup positif untuk mendapatkan efek rumah kaca. Pasalnya, Kios Ojo Keos diluncurkan setelah Greenhouse Effect menyelesaikan kunjungannya ke Austin, Texas, AS untuk tampil di acara South By South West (SXSW). Nama Kios Ojo Keos diambil dari nama kru panggung dengan efek rumah kaca. Berdasarkan efek rumah kaca, penamaan kios Ojo Keos digunakan sebagai ungkapan terima kasih atas komitmen kru dan berbagai pihak di balik kubu efek rumah kaca. Peran kru Efek Rumah Kaca di kios Ojo Keos tidak hanya digunakan sebagai nama. Ruang kreatif ini juga dikelola oleh semua pihak yang tergabung dalam efek rumah kaca, mulai dari staf band, kru, dan tim lainnya.

Kehadiran kios Ojo Keos pada awalnya dirancang sebagai toko buku mandiri. Sebagai toko buku mandiri, kios Ojo Keos ini memiliki kurang lebih 700 buku untuk dibaca dan dibeli pengunjung. Hampir semua buku yang ada di Kios Ojo Keos merupakan hasil kurasi Cholil Mahmud, pelantun Efek Rumah Kaca. Ide awal lahirnya Kios Ojo Keos sebagai toko buku datang dari Cholil Mahmud, yang terinspirasi dari penciptaan berbagai toko buku independen di New York yang ia tinggali selama belajar.

Namun konsep toko buku tersebut akhirnya berkembang

sehingga Kios Ojo Keos juga bisa menampung kebutuhan banyak orang untuk berdiskusi. Diskusi dan bedah buku menjadi salah satu acara yang sering diadakan oleh Kios Ojo Keos setiap minggunya. Bahkan siapapun bisa datang untuk membaca buku atau mendengarkan diskusi. Tidak hanya anak muda atau anak indie saja yang datang ke kios Ojo Keos untuk berdiskusi, namun perangkat RT di kawasan Kios Ojo Keos pun kerap ikut berdiskusi, beda pandangan. Selain diskusi buku, Efek Rumah Kaca juga membuka ruang diskusi yang membahas tentang film, musik, budaya dan topik terkini yang sedang berkembang dan memerlukan perhatian khusus di bidang sosial. Sebagai ruang kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat, Efek Rumah Kaca merancang konsep Kios Ojo Keos sebagai ruang yang dapat digunakan untuk kegiatan hiburan.

Salah satu kegiatan yang menyenangkan di Kios Ojo Keos

adalah kegiatan observasi bersama yang digagas oleh Pusat Kajian Agama dan Demokrasi Yayasan Wakaf Paramadina atau yang lebih dikenal dengan PUSAD Paramadina. PUSAD Paramadina menyelenggarakan program film dokumenter tentang Leila Khaled di Kios Ojo Keos. Efek Rumah Kaca juga berkesempatan membuat program untuk nonton bareng film dokumenter tentang konser mereka yang berjudul Suddenly Konser Efek Rumah Kaca. Kios Ojo Keos milik Efek Rumah Kaca juga berfungsi sebagai café. Kopi yang disajikan di kios Ojo Keos juga dapat meningkatkan kesejahteraan dan membuat suasana diskusi menjadi cair. Selain film, Kios Ojo Keos menawarkan program rutin yang berbeda setiap minggunya, termasuk Ngaso Malam pada hari Kamis. Acara tersebut merupakan malam diskusi ringan yang dipandu oleh para aktivis Kamisan Action. Ada juga Ojo Keos Open Mic, yang dengannya semua orang dapat menunjukkan bakat mereka. Bisa berupa musik, sastra, seni, atau genre lainnya.

Di luar diskusi, Kafe Kios Ojo Keos juga dibuka untuk umum. Jadi Anda tidak perlu ragu untuk berkunjung. Nama menu dan menu minuman yang dijual di Kios-Café Ojo Keos juga unik. Sebut saja menu minuman yang sangat populer yaitu Shy Latte Latte dan Your Body Turns Blue. Dua nama untuk menu minuman kopi tersebut merupakan bagian yang berjudul lagu Green House Effect yaitu Men Are Shy dan Your Body Turns Blue Tragically.

Lahirnya Kios Ojo Keos sebagai kafe dan ruang kreatif, khususnya ruang baca dan diskusi, merupakan harapan adanya efek rumah kaca sehingga dapat membantu meningkatkan minat baca dan literasi di masyarakat. Kios Ojo Keos juga selalu ingin menjadi tempat kreatif yang menyenangkan dimana masyarakat dapat beraktivitas. Ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga dapat menawarkan manfaat dan memperluas wawasan Anda.

Sebagai kontribusi untuk komunitas lain, kios akan dibuka

 

  Lihat Juga : chord perlahan