December 6, 2022
Manfaat-menggunakan-buku-kas-dalam-bisnis-dan-cara-melakukannya

Manfaat menggunakan buku kas dalam bisnis dan cara melakukannya

Rate this post

Dari usaha kecil yang dijalankan langsung oleh pemiliknya hingga yang memiliki penjualan miliaran, semuanya membutuhkan buku besar.

Manfaat menggunakan buku kas dalam bisnis dan cara melakukannya

Buku kas atau buku kas atau buku besar merupakan alat pengelolaan keuangan tertua yang masih digunakan hingga saat ini, meskipun masih akan dibutuhkan di masa yang akan datang. Ini digunakan dalam usaha kecil di mana pemiliknya masih terlibat langsung dalam mengendalikan aliran uang. Ini juga digunakan di perusahaan menengah, besar dan multi-miliar dolar.

Manfaat-menggunakan-buku-kas-dalam-bisnis-dan-cara-melakukannya

Baca juga:
– Apakah Anda ingin memulai bisnis? Biasakan diri Anda dengan pembuat faktur
– Apakah Anda ingin menggunakan aplikasi jurnal akuntansi? Berikut panduan lengkapnya
– 7 tips membuat akuntansi dan manajemen keuangan lebih efisien dengan program akuntansi
– Mekari Flex, platform digital untuk manajemen kinerja di era kerja masa depan

Bentuknya sederhana. Terdiri dari setidaknya tiga atau empat kolom; yaitu deskripsi, debet, kredit dan saldo. Kolom Description untuk mencatat penjelasan suatu transaksi. Jumlah yang diterima dicatat pada kolom Debit atau Deposit. Jumlah uang yang dibayarkan dicatat di kolom kredit atau dibayarkan. Sisa kas dicatat pada kolom Saldo Kas.

Beberapa buku besar tidak menyertakan kolom saldo, melainkan mencantumkannya

di bagian bawah laporan kas. Saldo kas ini harus sesuai dengan jumlah fisik uang. Jika tidak, pasti ada kesalahan dalam pencatatan atau transaksi itu sendiri.

Meski bentuknya sederhana, buku kas memiliki fungsi penting dalam pengelolaan keuangan. Namun sayangnya, banyak UKM terutama pengusaha pemula yang mengabaikan penggunaan buku besar dalam mengelola keuangan perusahaan. Mereka menganggap akuntansi kas rumit, terlalu birokratis, hanya pekerjaan administratif yang tidak perlu. Mereka berpikir bahwa manfaat buku besar tidak terlalu penting karena mereka percaya bahwa mereka mampu mengendalikan semua transaksi keuangan bisnis tanpa dukungan uang tunai.

Anggapan bahwa buku kas tidak diperlukan oleh pemilik usaha kecil

dan bahkan pengusaha mikro harus dihilangkan. Tata kelola perusahaan tidak boleh bergantung pada ingatan belaka. Tata kelola perusahaan yang baik juga berlaku untuk perusahaan kecil. Justru melalui pengelolaan keuangan yang baik seorang wirausahawan dapat mengetahui perkembangan perusahaan, meningkatkan keuntungan, menghindari kerugian dan merencanakan bisnis selanjutnya. Selain itu, dengan bentuknya yang sederhana dan murah, tidak ada alasan untuk tidak menerapkan Ledger ke bisnis.
Buku Harian Mekari. (Mekari)
Buku Harian Mekari. (Mekari)

Cara membuat buku kas
Didukung oleh GliaStudio

1. Sukai Folio (Scronto) dua halaman

A. Halaman Debit digunakan untuk mencatat pemasukan atau penerimaan uang yang menunjukkan asal usul uang tersebut. Halaman debit terdiri dari beberapa kolom antara lain:

Untuk mencatat tanggal penerimaan uang.
Catat informasi yang ditemukan, singkat tapi jelas.
Untuk mencatat nomor seri penerimaan kas.
Untuk mencatat jumlah uang yang diterima secara tunai pada hari itu.

B. Halaman kredit, yang digunakan untuk mencatat pengeluaran uang dan menyebutkan alasan/alasan pengeluaran uang. Halaman kredit terdiri dari beberapa kolom antara lain:

Untuk mencatat tanggal pengeluaran uang.
Untuk mencatat semua informasi tentang untuk apa uang itu dibelanjakan dan kepada siapa.
Untuk mencatat nomor seri buku mesin ATM tunai.
Untuk mencatat jumlah uang yang dihabiskan hari itu

2. Metode folio satu halaman

Buku besar ini adalah sistem akuntansi dengan uang masuk dan keluar dalam satu halaman. Kantor kecil biasanya menggunakan metode ini untuk menyimpan buku kas mereka.

Buku besar satu halaman ini terdiri dari 5 kolom, yaitu:

Kolom pertama berisi catatan tanggal.
Kolom kedua berisi informasi tentang sumber input kas pada saat kas diterima. Kolom kedua ini juga dapat diisi dengan informasi kebutuhan pembayaran tunai.
Kolom ketiga berisi nomor urut penerimaan kas yang ada, baik penerimaan maupun pembayaran kas.
Kolom keempat berisi jumlah penerimaan kas pada mesin kasir terakhir, yang berisi total kas yang ada.
Pada kolom kelima, jumlah pembayaran tunai yang dilakukan dihapuskan.

3. Metode tabel

Buku kas tabular ini berisi kolom atau kelompok yang diisi sesuai dengan kebutuhan kantor. Cara penulisan ini sama seperti pada folio cash. Di sebelah kiri tertulis debit dan di sebelah kanan tertulis kredit.

Yang paling penting

Baca Juga :

https://altech.co.id/