May 27, 2022
Tur-Jembatan-Pelangi-Sejarah-Biaya-Masuk-Lokasi

Tur Jembatan Pelangi: Sejarah, Biaya Masuk, Lokasi

Pariaman tidak seramai kota Padang atau Bukittinggi. Namun, kota ini tampaknya bergerak dalam hal pariwisata. Salah satu buktinya adalah hadirnya objek wisata baru yaitu Jembatan Pelangi.

Tur Jembatan Pelangi: Sejarah, Biaya Masuk, Lokasi

Tempat wisata ini sebenarnya hanyalah salah satu dari sekian banyak tempat wisata yang ada di Desa Kampung Kandang. Desa ini merupakan desa wisata yang baru resmi berakhir pada tahun 2020.
Sekilas tentang Tur Jembatan Pelangi

Tur-Jembatan-Pelangi-Sejarah-Biaya-Masuk-Lokasi

Seperti namanya, tempat wisata di Padang Pariaman ini memiliki daya tarik berupa warna-warni yang eye catching seperti warna pelangi. Dari kejauhan, jembatan ini terlihat sangat mencolok.

Di sekitar jembatan terdapat kolam ikan, kebun dan rumah pohon dimana tempat wisata ini semakin menambah nilai estetika dari jembatan ini.

Aliran air sungai dan juga vegetasi di sekitar jembatan secara alami menambah keindahan pemandangan.
keunikan jembatan

Berbeda dengan Jembatan Merah di Surabaya yang terbuat dari bahan padat, jembatan ini hanya terbuat dari bambu. Panjangnya mencapai 360 meter dan lebar 2 meter.

Lokasi jembatan ini berada di area terbuka, namun mencakup suasana pedesaan yang sangat indah.

Seluruh badan jembatan tidak begitu berwarna. Hanya pagar atau railing jembatan saja yang mendapat cat cerah.

Pada bagian bawah atau kaki jembatan masih berupa bambu dengan pola yang sangat sederhana.

Untuk menyemarakkan tempat wisata baru ini, pengelola menambahkan beberapa tempat wisata lainnya, di antaranya pondok dengan desain mirip Rumah Gadang.

Cottage ini memberikan kesan bahwa Anda berada di tengah-tengah kompleks perkampungan Minangkabau.
Sistem Manajemen Tur Sejarah & Jembatan

Mengutip penuturan salah satu pengelola, jembatan ini dulunya merupakan areal persawahan yang tidak terawat.

Namun, setelah mengunjungi Kota Pariaman dan Dinas Pariwisata, muncul usulan untuk menjadikan tempat ini sebagai tempat wisata.

Akhirnya muncullah Kampung Kampung Kandang yang kini berstatus sebagai kampung wisata dengan sistem pemerintahan sendiri.

Dengan sistem ini, segala hal yang berkaitan dengan pengelolaan pariwisata di tempat ini menjadi tanggung jawab penuh dari desa.

Untuk membangun desa wisata sendiri, pemerintah desa telah mengeluarkan dana desa sebesar Rp. 117.258.000,00.

Kemudian, di penghujung tahun 2020, Bapak Abdul Halim Iskandar selaku Mendes PDTT meresmikan tempat wisata ini.
Objek wisata jembatan pelangi

Jembatan Pelangi Kampung Kandang Pariaman

Ada beberapa atraksi yang akan Anda temukan di tempat wisata ini. Berikut daftarnya:
Jembatan cat warna-warni

Meski tidak begitu menarik, jembatan ini sangat cocok untuk spot foto atau selfie. Anda dan wisatawan lain bisa menggunakan jembatan cantik ini sebagai background foto Anda.

Warna cerah dan beraneka warna ini pasti akan membuat bidikan Anda terlihat lebih bahagia. Pastinya foto tersebut akan mendapatkan banyak like jika kamu mengunggahnya ke akun media sosial kamu.
Cottage dengan desain tower house

Area di sekitar jembatan pun rupanya mampu menarik perhatian wisatawan yang berkunjung ke sana. Cottage dalam desain Rumah Gadang, misalnya.

Tidak perlu jauh-jauh ke Bukittinggi untuk melihat bangunan Rumah Gadang dan Jam Gadang Bukittinggi. Datang saja ke sini, Anda akan puas berfoto dan beristirahat di salah satu gubuk ini.
Sawah hijau

Tak hanya itu, ada beberapa tempat menarik lainnya yang bisa Anda temukan tak jauh dari jembatan tersebut. Misalnya, sawah yang menghijau dan tampak keemasan saat menjelang panen.

Ada juga kolam ikan dengan ikan yang dibudidayakan oleh penduduk setempat. Berbagai jenis ikan air tawar bisa Anda temukan di sana-sini yang siap makan dan berenang bebas.
Taman bunga

Ada juga tempat menarik lainnya, yaitu taman bunga yang sangat indah. Taman ini menjadi alternatif spot foto yang tak kalah indahnya dengan jembatan dan persawahan.

Warna-warni berbagai jenis bunga yang bermekaran di taman ini mempermanis pemandangan di sekitarnya. Sekilas, kawasan taman bunga ini menyerupai tempat wisata Taman Pelangi di Lembang.
rumah pohon

Daya tarik lain yang bisa Anda temukan saat mengunjungi desa wisata ini adalah rumah pohon. Rumah ini menjadi tempat favorit anak-anak untuk bermain dan berfoto.

Bangunannya juga kokoh, sehingga tetap aman meski memuat lebih dari satu orang dewasa. Dengan cara ini Anda bisa berfoto dengan puas tanpa takut jatuh dari pohon.
Fasilitas di Wisata Jembatan Pelangi

Karena masih dalam tahap pembangunan, objek wisata baru ini belum memiliki banyak fasilitas umum.

Sejumlah fasilitas umum

LIHAT JUGA :

salsawisata.com

Rental Mobil Jogja